Langsung ke konten utama

Unggulan

Ciri - Ciri Music EDM

Halo semua sobat EDM lovers, Clubbers Indonesia, setelah Tulisan pertama saya dulu yang membahas sejarah music bergenre EDM, kali ini saya akan membahas seputar music bergenre EDM, yaitu ciri - ciri music EDM. Buat kalian yang hobi clubbing pasti sudah tau apa ciri - ciri music EDM. Langsung aja gaes, kita kupas tuntas mengenai ciri - ciri music EDM. Ciri - ciri music EDM secara umum adalah musiknya lebih nge beat dan iramanya pas banget buat nge dance pas clubbing. Dan yang jelas music EDM ini sering banget di putar oleh para DJ ( Disc Jockey ) di beberapa club besar di kota2 besar. Ingat gaes biasanya di putar di club2 kota besar. kenapa di kota besar, karena jenis musik ini lebih bisa di terima para Clubbers di kota2 besar. Kebanyakan kalau di daerah 2 Indonesia yang setara kabupaten dan serupa itu lebih laku genre Breakbeat, jungle dutch.Funkot, yang jelas EDM kalau di Indonesia masih belum sebanyak jenis musik house, Breakbeat,jungle dutch, funkot peminatnya. yang jelas itu berdas...

Sejarah Music Genre EDM

 Musik EDM ( Electronic Dance Music ) atau yang lebih populer di kalangan Generasi Milenial disebut EDM Musik , Musik dansa, musik Klub, atau sederhananya musik dansa adalah sebagai genre musik electronik yang dibuat sebagian besar untuk klub malam, Rave Party, PUB, dan festival - festival musik. EDM pada umumnya diproduksi oleh produser music untuk diputarkan DJ ( Disc Jockey ) yang membuat pilihan - pilihan trek dengan mulus, yang disebut music mix atau musik remix, mentransisi satu rekaman ke rekaman lain. Produser EDM juga menunjukkan musik mereka langsung di sebuah konser atau festival - festival musik yang di atur apa yang biasa musisi DJ sebut Live PA. Di Inggris dan Eropa, EDM lebih sering disebut musik dansa atau hanya dansa. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan dunia musik , musik bergenre EDM sekarang sudah mulai di gemari di kalangan anak muda ASIA . Dan sekarang musik bergenre EDM sudah banyak di minati para generasi Milenial di Indonesia.   


Pada akhir 1980-an dan awal 1990-an kemunculan komunitas raving, Radio ilegal atau bajakan, dan meningkatnya minat dalam budaya klub, EDM memperoleh popularitas arus utama di Eropa. Selama pertengahan hingga akhir 1990-an, meskipun keberhasilan awal dari sejumlah budaya dansa tidak mendunia dan meskipun musik elektro dan Chicago house sudah berpengaruh di Eropa dan Amerika Serikat, aliran media arus utama, dan industri rekaman, tetap bermusuhan dengan musik EDM. Pada saat ini, sebuah asosiasi mempersepsikan antara EDM dan budaya obat - obatan ,drux , sex bebas,alcohol addict yang mana menggiring pemerintah di negara dan kota untuk memberlakukan undang - undang dan kebijakan yang di tujukan untuk menghentikan penyebaran budaya RAVE. Kemudian, pada era baru millenium ( 2000-an ), popularitas EDM meningkat secara global, termasuk Amerika Serikat. Pada awal 2010-an istilah " electronic dance music " atau populer disebut EDM sedang di dorong oleh industri musik AS dan jurnalisme musik dalam upaya untuk re-brand budaya RAVE Amerika Serikat. Meskipun beberapa industri mencoba untuk membuat sebuah jenis EDM, akronim ini tetap di gunakan sebagai istilah umum untuk beberapa genre, termasuk House,techno, trance,drum & Bass,dubstep, Deep House, trap, dan beberapa subgenre yang berhubungan. 

Sumber : azzadt music media

Komentar

Anonim mengatakan…
Akhirnya saya tau sejarah edm